Sajak Cinta yang Tak Terlalu Istimewa
19 Juli 2009
1.300 views
One Comment
Begini saja, kalau kau merasa
kata mampu mewakili setiap
yang pernah diciptakan oleh musim, bagi kekasihnya
izinkan aku menjadi risalah
yang dibawa oleh angin
untuk kalbu semesta
atau menjadi hujan
yang paling teduh
bagi perkampungan.
juga pula menjadi kemarau
yang menggugurkan
daun ke pangkuanmu,
lengkap dengan nama
panggilan kesayangamu
tertera di lembarannya.
ya, begitulah
cintaku saat ini padamu.
Karya: Syahreza Faisal,
Bahasa dan Sastra Indonesia UPI Bandung













kasih……..
kau hadir bagaikan rembulan….
hati ku gembira saat bersama mu…….
jamtung berdetak saat kau ada disisi…
mungkin ini getaran rasa cintaku padamu..
pa kamu merasakan hal yang sama seperti ini……
Silakan beri komentarmu