Home » Puisi Alam

Setangkai Kata, Sebait Bunga

26 April 2009 753 views No Comment

Suara yang memanggilku
Di sayap-sayap cahaya terdengar bisu
Pandangan itu, melalakkan angin
Untuk mengeja lirik-lirik sua
Saat kita di taman rindu

Kutadahkan setangkai kata sebait bunga
Sekarang diri merisaukan dedaunan
Terus berembunkan air mata
Rentannya luka dari duri
Juga lapuknya tangkai menopang bunga.

Karya: Andri Eka Saputra, Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi
Universitas Riau


Baca Juga Yang Dibawah ini


  • » Elegi Rerumputan
  • » Menatap Petang
  • » Kaki Pelangi
  • » Lingkaran Empat Musim
  • » Lautku
  • » Tabir Senja di Dusun Kecil
  • » Gerhana
  • » Andai Ozon Dapat Bicara
  • » Mengikuti Tanda
  • » Puisi Alam : Gunung, Rumah yang Terbakar
  • » Tak Rindukah pada Langit
  • Silakan beri komentarmu

    Berikan komentarmu. Bisa juga minta info jika ada komentar baru lewat RSS.

    Curahkan isi hati, tunjukkan Xpresi mu!!! no spam or your IP will be banned

    Kamu juga bisa gunakan tags ini:
    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>