Setangkai Kata, Sebait Bunga
26 April 2009
753 views
No Comment
Suara yang memanggilku
Di sayap-sayap cahaya terdengar bisu
Pandangan itu, melalakkan angin
Untuk mengeja lirik-lirik sua
Saat kita di taman rindu
Kutadahkan setangkai kata sebait bunga
Sekarang diri merisaukan dedaunan
Terus berembunkan air mata
Rentannya luka dari duri
Juga lapuknya tangkai menopang bunga.
Karya: Andri Eka Saputra, Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi
Universitas Riau













Silakan beri komentarmu