Home » Puisi Alam

Mengikuti Tanda

3 Mei 2009 909 views No Comment

Jika kau ingin menemukanku
Lihatlah bulan
Aku akan menjadi cahaya
Jika kau belum jua berjumpa
Duduklah bersama burung di sangkar
Yang tak berpintu
Jika aku tetap tidak ada di sana
Hilangkan dulu kecemburuanmu
Pada malam yang memanggil
Tapi jangan sentuh pekatnya
Karena itulah aku
Jika belum jua kau bersua denganku
Carilah aku di antara hempasan ombak
Yang mencium bibir pantai
Aku akan menjadi buih putih
Tersenyum untukmu
Jika kau malas ke sana mencariku
Bersualah dengan angin
Sebab aku bergulung dalam hembusannya
Jika tak jua aku kautemukan di sana
Cobalah bermimpi di tidurmu
Aku akan menjadi pendongeng
Di antara lelapmu
Namun jika malam tak menyenggol kantukmu
Bukalah pintu
Aku akan turun bersama embun
Melembabkan dedaunan
Aku akan ada di salah satu tangkainya
Jika tak kau temukan jua aku
Maka tunggulah tanda
Hingga kau tak mampu buka mata.

Karya : Cahaya Buah Hati,
Guru TK di Pekanbaru


Baca Juga Yang Dibawah ini


  • » Hujan Pergi Sendiri
  • » Alunan Senja
  • » Kisah Air
  • » Elegi Rerumputan
  • » Menatap Petang
  • » Kaki Pelangi
  • » Lingkaran Empat Musim
  • » Lautku
  • » Tabir Senja di Dusun Kecil
  • » Gerhana
  • » Andai Ozon Dapat Bicara
  • » Setangkai Kata, Sebait Bunga
  • » Puisi Alam : Gunung, Rumah yang Terbakar
  • » Tak Rindukah pada Langit
  • Silakan beri komentarmu

    Berikan komentarmu. Bisa juga minta info jika ada komentar baru lewat RSS.

    Curahkan isi hati, tunjukkan Xpresi mu!!! no spam or your IP will be banned

    Kamu juga bisa gunakan tags ini:
    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>