Home » Puisi Alam

Gerhana

24 Mei 2009 819 views One Comment

gerhana kali ini
datang menutup segenap rimba
yang gugur daun
selepas kemarau lalu

di musim basah nanti
dahan akan kembali
ditumbuhi pucuk-pucuk baru
menjelma rupa

dahan hatiku kering
tak lagi ditumbuhi pucuk baru
setelah kemarau
menjarah
pertalianku dengan akar
sebab dahan hatiku ikut gugur
bersama daun tuaku

Karya: Ferdinan De J Saragih
Mahasiswa Bahasa dan Sastra
Indonesia UPI Bandung


Baca Juga Yang Dibawah ini


  • » Elegi Rerumputan
  • » Menatap Petang
  • » Kaki Pelangi
  • » Lingkaran Empat Musim
  • » Lautku
  • » Tabir Senja di Dusun Kecil
  • » Andai Ozon Dapat Bicara
  • » Mengikuti Tanda
  • » Setangkai Kata, Sebait Bunga
  • » Puisi Alam : Gunung, Rumah yang Terbakar
  • » Tak Rindukah pada Langit
  • One Comment »

    • ferdinan de j saragih said:

      tak ada kata yang dapat kuungkapkan pagi ini sebelum matahari terkuak membakar kulitku.

    Silakan beri komentarmu

    Berikan komentarmu. Bisa juga minta info jika ada komentar baru lewat RSS.

    Curahkan isi hati, tunjukkan Xpresi mu!!! no spam or your IP will be banned

    Kamu juga bisa gunakan tags ini:
    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>