Empat Siswa SMPN 1 Ikuti Lomba Nasional
Empat siswa SMPN 1 Pekanbaru mengikuti lomba tingkat nasional yang berlangsung di Jakarta. Mereka adalah Siti Raehane Aisya, siswa kelas akselerasi yang mewakili Provinsi Riau di bidang fisika dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN), 3-9 Agusutus, dan Wan Gifandy Dwiky, Fauzan Kurniawan Dhani, dan M Dimas Prasetyo (ketiganya kelas IX Bilingual) yang mengikuti Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) siswa SMP/MTs tingkat nasional, 10-15 Agustus di Hotel Grand Cempaka Jakarta.
Hal itu diungkapkan Humas SMPN 1 Elvi Devita SPd, MPd pada Xpresi, Jumat (7/8) lalu. Dikatakan Elvi, Siti saat ini sedang mengikuti lomba di Jakarta, sedangkan Wan dan kawan-kawan baru hari Sabtu (8/8) berangkat ke Jakarta.
LPIR ini, lebih jauh dikatakan Elvi diikuti oleh 99 naskah terbaik yang layak masuk finalis, yang sudah diseleksi oleh Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. ‘’Jadi, bisa saja setiap provinsi itu tidak ada yang mewakili, atau sebaliknya bisa saja dari satu provinsi itu perwakilannya lebih dari satu,’’ ujarnya.
‘’Kita selalu memberikan motivasi kepada siswa yang mengharumkan nama sekolah dalam perlombaan, baik itu bidang akademik maupun non akademik. Dan, para guru kita membimbing dan membina siswa-siswi tersebut,’’ tambahnya.
Dalam LPIR itu, kelompok SMPN 1 yang diketuai Wan ini mengangkat judul ‘’Pemanfaatan Cahaya Matahari sebagai Kompor Surya dengan Reflektor Cermin’’. Menurut guru pembimbing Benny Rio Denaldy SSi, timnya sudah menyiapkan materi dan performance untuk mempresentasikannya dalam lomba yang berlangsung selama lima hari itu.
‘’Kita sudah menyiapkannya dengan baik, baik itu dari materi maupun dari performance (penampilan dalam presentasi). Kita menargetkan, dari 99 finalis, kita ingin masuk 10 besar,’’ ujar Benny.
Dengan pemanfaatan cahaya matahari sebagai kompor surya dengan reflektor cermin itu, lanjut Benny, dapat menghemat bahan bakar dan lebih ekonomis.
‘’’Jadi, kita mengangkat isu terkini. Anak-anak browsing di internet, dan setelah melakukan referensi diambillah tema itu. Siswa kita sudah membuat alatnya dan sekaligus sudah mempraktikkannya. Selain presentasi, alat yang kita buat ini juga dibawa ke Jakarta. Kalau kita ingin menang, kita harus bisa mempertahankan hasil penelitian ini,’’’ ucapnya.(dodi-SJ)











Silakan beri komentarmu