Home » Profil Band, Penyanyi

Band The Rain Stop “Menangis”

22 Februari 2009 3.103 views 4 Comments
Grup Band The Rain

Grup Band The Rain

The Rain kembali dengan album keempatnya. Di album yang diberi tajuk Perjalanan Tak Tergantikan itu, The Rain stop “menangis” alias mellow-mellow.

Band asal Yogyakarta itu membuka albumnya dengan hits single Boleh Saja Benci. Yang super ceria dan sangat selera pasar. The Rain menyadari bahwa lagu ini jelas menuai banyak pertanyaan dari para pecintanya. The Rain terlalu banyak berubah. Tapi tak dipungkiri lagu tersebut sangat easy listening. Begitu pula dengan Apakah Kau Merasa yang tak kalah catchy. Warna Hidup dimulai dengan gitar akustik. Masih terdengar pop  ala The Rain, namun kali ini mereka lebih fun.

Seperti judulnya, lagu Dengan Sederhana justru menunjukkan  sisi kesederhanaan band yang digawangi Indra (vokal), Ipul (bass), Aang (drum) dan Iwan (gitar). Lagu tersebut dipenuhi suara gitarakustik juga akordeon. Sementara di lagu Percaya lebih ke musik elektro.

Lagu yang paling membuat The Rain tak bisa berkutik yaitu Psychedelic Rain. Mereka membalut seluruh lagu dengan distorsi gitar.

Di  lagu Untuk Sahabatmu The Rain lebih seperti The Beatles.  Dan jangan kaget jika bisa menemukan nuansa lagu Tunggulah Aku di Jakarta milik Sheila on 7 di lagu Meninggalkan Cerita Ini.
Lagu terakhir yang tak boleh kamu lewatkan yaitu Perjalanan Tak Tergantikan. Awalnya lagu ini dibuka dengan gitar akustik. Namun kemudian muncul nuansa perkusi dan string section yang oke punya.

Walau musik The Rain berubah, tapi tidak dengan cara mereka bertutur lewat lirik. Simak sedikit lirik dari lagu Perjalanan Tak Tergantikan!

Kulangkahkan kakiku, jalani ini…
Dengan terpaan badai, gelapnya hari..
Tak tahu bagaimana cerita ini akan berujung nanti… Aku tak tahu..
Selama darahku masih mengalir di nadi…
Selama itu pula aku akan bernyanyi…
Tiap persinggahan ada ribuan kenangan..
Perjalanan ini tak akan pernah tergantikan…
Ternyata memang hampir tak ada lagi lagu mellow di album ini.  Mungkin memang inilah saatnya The Rain berubah. Masih seperti album sebelumnya, The Rain mencatat apa yang terjadi saat lagu-lagu mereka dibuat di bagian  bawah lirik.


Baca Juga Yang Dibawah ini


  • » Chickenfoot, Bukan Musik Ayam Sayur
  • » Geisha Band Melejit
  • » The Dance Company: Empat Otak Satu Jiwa
  • » DN’A Band Satukan Visi
  • » Vierra Band “Berawal dari Friendster”
  • » Sherina: Tentang Album dan Kedewasaan
  • » Ello: Penantian Selama Tiga Tahun
  • » Dirly Idol Lebih Eksis
  • » Sejarah Singkat dan Naik Turun Karir Sheila on 7
  • » Dewa, Berawal dari Persahabatan
  • 4 Comments »

    • melna said:

      pengen jadi anggota Keepers donk dr the rain …plece…

    • Ayu said:

      The Rain boleh aja berganti warna music nya…
      Asalkan The Rain harus tetap jadi band yang sholid sperti dulu..
      tetap jadi Band yang sederhana dan bersahaja yang membuat hati para fans nya terkagum dengan sikap personil theRain.

      Berubahlah The Rain menjadi yang lebih baik…
      Asalkan jangan berubah Sifatmu yang bersahaja dan sederhana..

      I Love TheRain =)

    • surja said:

      aku lebih suka the rain yang dulu di banding yang sekarang………..?

    • surja fans karawang said:

      the rain kapan buat album yang baru……………?
      The Rain I like forever………………?

    Silakan beri komentarmu

    Berikan komentarmu. Bisa juga minta info jika ada komentar baru lewat RSS.

    Curahkan isi hati, tunjukkan Xpresi mu!!! no spam or your IP will be banned

    Kamu juga bisa gunakan tags ini:
    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>