Home »

Perang Dingin Saudara

1 Desember 2009 1.237 views 2 Comments

Akibat Saling Kesal

perang-dinginAPA itu perang dingin? Menurut Wikipedia Indonesia, perang dingin merupakan sebutan bagi sebuah periode dimana terjadi konflik, ketegangan, dan persaingan antara Amerika Serikat dan kawan-kawan versus Uni Soviet Cs, yang terjadi antara 1947-1991. Persaingan keduanya terjadi di berbagai bidang mulai dari koalisi militer, ideologi, psikologi, telik sandi, militer, industri, dan pengembangan teknologi, pertahanan, perlombaan nuklir dan persenjataan.

Ok stop! Pelajaran sejarah cukup sampai di sini, udah tahu kan apa itu perang dingin dan sejarah kilatnya? Nah, sekarang permasalahannya perang tidak hanya terjadi antara Amerika dan Uni Soviet (Sekarang Rusia) saja, perang dingin juga merambat pada diri para sobat Xpresi (sobeX), sungguh mencengangkan.

Betapa tidak lebih dari separuh Sobex (65,2 persen) pernah ketika ditanyakan tentang keterlibatan mereka dalam perang dengan saudara. Memang sih, perang dingin dengan saudara tidak separah perang dingin yang terjadi antara kedua negara di atas, dan tidak pula akan ada perang nuklir antar saudara yang akan terjadi.

Tapi kenapa hal ini bisa terjadi ya? Selayaknya kita yang punya kakak atau adik hidup akur, aman, nyaman dan tentram. So, kamu nggak perlu perang-perang dingin segala.

By the way, kenapa sih sebagian besar dari teman-teman kita ini sampai terlibat perang dengan saudaranya sendiri? Gimana suasananya sepanjang perang itu? Ria, siswi kelas X, berpengalaman soal ini. Cewek yang sekolah di SMKN 2 Pekanbaru ini bilang, ia paling jengkel kalo sedang dimarahi saudaranya, mau ngelawan nggak bisa maka terjadilah perang dingin.

“Paling jengkel aja kalau dia lagi marah, kalau aku ngelawan diadukan sama Mama, terpaksa dech diredam,” gerutunya.
Selain karena kasus di atas pertengkaran tersembunyi ini juga bisa terjadi karena ada satu pihak yang merasa diperlakukan tidak adil. Terkadang saudaranya juga kurang bisa diajak bekerja sama dan keras kepala. Tidak sedikit pula yang merasa bahwa saudaranya betul-betul menyebalkan (45,3 persen), apa betul?

Suasana yang dialami selama perang dinginpun bermacam-macam. Diakui para sobeX, dalam diam mereka jadi suka mencari-cari kesalahan saudaranya (23,4 persen), saling nggak sapaan satu sama lain (38,7 persen) hingga perang mereda. Yang jelas suasana di rumah akan terasa lebih panas (28,5 persen) dari biasanya.

Perang dingin pada dasarnya tidak baik. Selain tidak baik bermusuhan dengan saudara sendiri yang menyebabkan aroma ketidakharmonisan dalam keluarga, juga tidak baik untuk perkembangan psikologis. Psikologis? Ya, setidaknya itulah menurut pendapat siswa SMKN 2 lainnya, Resi.

“Perang dingin itu nggak bagus, karena menahan emosi yang dipendam sendiri bisa mempengaruhi perkembangan psikologi,” ujar cewek yang tergabung dalam English Club di sekolanya ini.

Menurut Resi, agar perang dingin bisa dihindari, jika saudara berbuat salah langsung aja ngomong, dari situ bisa memperbaiki kesalahannya, dan perang dinginpun dapat dihindari. Hal ini senada dengan apa yang dipraktikkan oleh Putra Divo, kelas X MAN 2 Model Pekanbaru, yang tidak pernah menyimpan “jarum yang patah ke dalam peti”.(h/uli)


Baca Juga Yang Dibawah ini


  • » Indahnya Jadi Diri Sendiri
  • » Nongkrong Asyik Nunggu Beduk
  • » Cheerleaders Bikin Heboh
  • » Kalaborasi Musik Tradisional
  • » Musisi dan Isu Sensasional
  • » Gebetanku Suka Sahabatku
  • » Pilih Cara Mudah
  • » Pilihanku vs Pilihan Ortu
  • » Sepuluh Album Terlaris Indonesia
  • » Buku Religi dengan Kemasan Anak Muda
  • » Anak Indonesia Buat Film Animasi
  • » Roadshow Xpresi di SMAN 2 Pangkalan Kerinci
  • » Rokok? No Way!
  • » Having Fun with Plurk
  • » Dari ‘’Sanobang Sanobung’’ hingga ‘’Daster Ranger’’
  • » Musisi Jebolan Show Pencari Bakat
  • » Pulang Malam, Aje Gile
  • » “ Si unyil ”, karya Anak Indonesia
  • » Bangunan Angker di Sekolah
  • » Menculik Miyabi: Bintang Kontroversi, Isi Komedi
  • 2 Comments »

    • trisulastri2009 said:

      perang dingin..? yupz…mungkin hampir seluruh manusia terutama remaja, pasti pernah mengalami perang dingin bahkan dengan dirinya sendiri, so…yang penting kita harus sadar dan berfikir positif supaya ga salah paham ma orang lain, saudara dan diri sendiri

    • Abdurrahman Shifa said:

      Tentang perang dingin di perjelas pa???????
      Thank you………..

    Silakan beri komentarmu

    Berikan komentarmu. Bisa juga minta info jika ada komentar baru lewat RSS.

    Curahkan isi hati, tunjukkan Xpresi mu!!! no spam or your IP will be banned

    Kamu juga bisa gunakan tags ini:
    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>