Dengarkan Curhatku
SAAT ditembak cowok yang udah lama kita impi-impikan, atau ketika perasaan yang kita pendam sekian lama akhirnya diketahui oleh gadis pujaan hati, lalu gadis itupun memiliki perasaan sama terhadap kita, pastinya rasa senang memenuhi hati dan pikiran. Mulutpun sudah tak sabar ingin bercerita pada sahabat ataupun teman di sekolah esok hari.
Yahh, nggak hanya ketika merasa senang, saat menghadapi suatu masalah pun rasanya kurang lengkap kalo belum berbagi dengan teman maupun orang-orang terdekat di hidup kita. Meski harus diingat, nggak semua hal yang bisa kita bagi dengan orang-orang tersebut.
Hal itu juga banyak dilakukan sobat Xpresi (sobeX) yang mengaku sangat senang berbagi curahan hati (curhat) dengan teman-temannya (83,8 persen), meski tidak semua yang menyukai kebiasaan berbagi itu (16,1 persen) dikarenakan banyak alasan.
Berbagai hal biasanya dicurhatkan ke teman ataupun orang terdekat, seperti para sobeX kebanyakan memilih tentang pacar (54,5 persen). Selain itu ada juga sobeX yang mengaku lebih memilih curhat tentang pertemanan (19,8 persen ) dan juga tentang kepribadian masing-masing (19,8 persen).
Lain lubuk pasti lain ikannya, begitu juga lain sobeX pasti lain juga cara dan tempat berceritanya. Mayoritas sobeX sih memilih sekolah menjadi tempat yang paling seru dan asyik untuk berbagi (52,8 persen), namun tidak sedikit juga yang mengaku dan memilih tempat favorit sebagai tempat yang paling nyaman untuk saling curhat masalah yang dialami (18,2 persen) dan yang lebih berbeda lagi sebagian sobeX memilih curhat lewat sms (11,3 persen) untuk alasan keamanan.
Pastinya ada beberapa hal yang membuat kita memilih seseorang untuk jadi tempat berbagi, salah satunya tentu responnya saat mendengarkan curhatan kita sangat berpengaruh untuk membuat kita kembali bercerita pada orang yang sama lagi, dan kebanyakan sobeX mengaku respon teman-teman mendengarkan dengan baik dan memberikan solusi (84,6 persen) sangat membuat mereka nyaman untuk kembali curhat lagi ketika ada hal-hal yang semestinya dicurhatkan, selain itu teman yang cukup mendengarkan dengan baik tanpa memberikan solusi (13 persen) juga tetap membuat sebagian sobeX kembali mencari sang teman untuk kembali curhat, namun tidak jarang ada sebagian sobeX yang kesal dengan sikap biasa saja(2,2 persen) yang ditunjukkan sang teman, padahal para sobeX sangat antusias menceritakan masalahnya.
Seperti yang dialami Gilang P Putra. Mahasiswa IPDN semester II asal Sumatra Selatan ini mengaku sangat suka curhat dengan teman satu baraknya di asrama,menurut cowok berzodiak sagitarius ini berbagai hal sering doski ceritakan pada teman satu baraknya, mulai dari cerita tentang gadis yang doski taksir, atau saat doski mulai kesal dengan teman lainnya diasrama, selalu saja semuanya doski ceritakan pada teman satu baraknya.
“ Kalau nggak cerita rasanya mulut ini gatal banget, pikiran aku jadi kesana melulu,” ungkap cowok bertubuh tambun ini lebih lanjut.
Senada dengan Gilang, Zia, cewek jangkung mahasiswi Sekolah Tinggi Farmasi ini juga berbagi cerita mengenai hobi curhatnya itu, namun bedanya doski lebih senang curhat hanya mengenai keluarga dan kepribadiannya pada teman satu bangkunya di sekolah, karena mengenai pacar, doski mengaku masih jomblo hingga saat ini. Jadi, tidak ada yang mesti diceritakannya mengenai masalah yang satu itu.
“Biasanya sih, Zia curhat tentang keluarga, dan tentang Zia pribadi. Kalau soal pacar, sepertinya nggak pernah deh, soalnya Zia belum pacaran,” cerita cewek berzodiak Virgo ini.
Satu lagi cowok yang ingin bercerita, yakni Fazlur rahman, cowok manis yang hobi sepak bola ini mengatakan bahwa doski juga suka bercerita alias curhat pada teman nya, namun berbeda dengan zia, doski mengaku curhat pada teman dilingkungan rumahnya, mengeni apa yang doski curhatin, tidak jauh-jauh hal yang dicurhatin nya hanyalah tentang pacar.
“Kalau soal curhat si, biasanya aku curhat tentang cewek-cewek yang baru aku dapetin, kalau soal yang lain sepertinya nggak ada deh,” tutup cowok penggemar nasi goreng ini.(e/uli)













Silakan beri komentarmu