PSPS Unjuk Taring, Suporter Unjung Ring.. Ring..
Siapa yang suruh lawan PSPS. Siapa yang suruh lawan PSPS.
Sudah kubilang jangan lawan PSPS,
nanti kau akan merasakan akibatnya…
Apa yang menjadi lirik lagu PSPS di atas telah terbukti. Dengan bertandingnya pemain sepakbola asal kota Pekanbaru ini ke gelanggang super liga. Dan alhasil mereka merasakan akibatnya. Dengan unggul 5-1 melawan Persebaya, PSPS berhasil menggondol kemenangan dan berhasil mendapatkan tempat Indonesia Super League (ISL) musim ini.
“Yang pastinya bangga banget dan senang,” ujar Syukron. Lelaki kurus tinggi ini mengaku telah lama menginginkan PSPS masuk ke Super Liga. Karena selain bisa masuk super liga, PSPS tidak bisa dianggap remeh bagi pesaingnya. “Agar jangan dipandang sebelah mata,” katanya.
Doski juga menambahkan semoga PSPS tahun depan dapat meraih juara Liga Super.
”Semoga deh,” tambah siswa SMA Handayani Pekanbaru ini.
Kemudian Ilham yang merupakan pelajar SMK Masmur Pekanbaru ini mengaku sangat suka olahraga. Doski mengatakan awalnya dia ingin menjadi pemain PSPS. Tapi sayangnya, umurnya telah lewat 15 tahun.
”Jadi sekarang menjadi supporter saja sudah senang,” ujarnya.
Sementara Haikal dan Marwan yang merupakan siswa SMUN 9 Pekanbaru ini sangat kompak ketika ditanya seputar PSPS. Mereka mengaku senang dan bangga dengan PSPS sekarang. Mereka mengharapkan agara para pemain lebih sering cetak gol lagi.
”Jangan sampai degradasi turun,“ ujar siswa jurusan IPA ini.
Sedangkan Fajril yang merupakan siswa SMK Muhammadiyah Pekanbaru ini tidak pernah ketinggalan menonton tim andalannya tersebut. Doski menjagokan Daniel Junaidi karena umpan umpan bola yang diberikannya terukur dan heading-nya terukur baik.
“Pokoknya umpan-umpan dan heading-nya bagus banget,” ujarnya.
Selanjutnya Fajril menyarankan agar pemain cadangan tidak usah dipakai. Kemudian Fajril mengharapkan agar ISL nantinya di Stadion Rumbai bisa secepatnya diperbaikan dan direnovasi karena apabila tidak tercapai maka suporter PSPS akan kecewa. (Mela-CCMD)











Silakan beri komentarmu