Belajar dari BARACK OBAMA

Barack Obama (karikatur ini dilindungi UUD)
Beruntunglah kita hidup tahun 2009 ini. Karena nanti, 20 Januari 2009, kita akan menjadi saksi penting sejarah: pelantikan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barrack Obama. Lokasi acaranya sih emang berjarak separuh Bumi dengan kita, yakni di Washington DC, AS. Tapi ada banyak hal bisa kita pelajari terutama dari sosok Barrack Obama pada masa kecilnya pernah menjadi anak Indonesia.
”Bagi aku, terpilihnya Obama itu bukan soal warna kulitnya. Tapi keberanian seorang dari golongan muda untuk memimpin dunia,” ujar Apriwansyah, pelajar SMA Cendana Rumbai kepada Xpresi beberapa waktu lalu.
Menurut cowok penyuka membaca berita politik ini, setidaknya Obama membangkitkan semangat para politikus muda untuk terus berkiprah. “Termasuk negara kita. Seharusnya para golongan muda seperti kita memberanikan untuk terjun dunia politik. Seperti dilakukan Barrack Obama berhasil menjdi presiden kulit hitam pertama Amerika. Dan ia pun termasuk kepada golongan muda. Jadi golongan muda seperti kita jangan minder lah,” ujar Apriwansyah saat ditemui sedang asyik nge-net sebuah warnet daerah Rumbai.
Iruum, juga siswa SMA Cendana punya pendapat lebih ekstrim. Menurutnya saat ini Indonesia sedang mengalami krisis kepemimpinan. Makanya sangat sedikit golongan muda berkualitas.
“Maka dipilih kembali pun untuk menjadi capres maupun wapres dari golongan tua lebih berpengalaman,” katanya.
Pendapat lain datang dari siswi SMAN 3 bernama Yuliani. Ia berpendapat bahwa usia bukan penghalang untuk berbuat sesuatu.
”Walaupun kita masih muda dan belum punya pengalaman segudang seperti senior kita, bukan berarti kita tidak bisa berprestasi. Asal kita mau belajar, tidak ada tidak mungkin. Barrack Obama sudah membuktikan itu,” katanya.
Dia mencontohkan, seorang siswa SMA Amerika Serikat berhasil menjadi walikota termuda di Amerika pada usia 18 tahun. Bahkan di pertarungan memperebutkan kursi walikota tersebut, ia bersaing dengan Walikota periode sebelumnya, 30 tahun lebih tua darinya. Dan siswa tersebut berhasil mengalahkannya.
“Jadi, sebaiknya kita lebih muda jangan takut bersaing dengan lebih tua,” katanya bersemangat.
Anak Menteng
Seperti dikatakan Apriwansyah tadi, Barack Obama memang seorang sangat fenomenal dunia politik Internasional saat ini. Dan ia pantas menjadi contoh bagi golongan muda.
Kenapa? Di saat Presiden Amerika terdahulu berhasil mendapatkan kursi presiden saat berusia 55 tahun ke atas. Barrack Obama berhasil mendapatkn jabatan tersebut usia 45 tahun, digolongkan masih muda oleh banyak orang. Bahkan, Barack Obama baru memulai karier politiknya pda tahun 2004 lalu dengan menjadi senator (anggota DPR), dan 4 tahun kemudian ia langsung terpilih menjadi presiden setelah mengalahkan calon presiden (capres) dari partai lain.
Pada masa kecilnya, Obama pernah tinggal di Indonesia. Dia adalah siswa SDN 01 Menteng Jakarta. Itu karena, Obama mengikuti ibunya, Ann Dunham menikah dengan Lolo Soetoro emang orang Indonesia asli. Saat tinggal di Menteng, Obama dikenal dengan panggilan Barry.
Tapi kemudian, saat berusia 10 tahun, Obama kembali ke tanah kelahirannya, Hawaii, dan diasuh oleh kakek dan neneknya.
Apakah kelak akan lahir ”Barrack Obama” lain dari Indonesia? Kita lihat saja nanti. (mela-CCMD/dri)













Silakan beri komentarmu