Ujung-ujungnya Jadi Teman
PUNYA kisah cinta bertepuk sebelah tangan merupakan pengalaman yang cukup tragis alias menyedihkan. Sebab, orang yang kita sukai ternyata nggak memiliki perasaan yang sama dengan kita. Harap-harap dia suka, eh rupanya nggak sama sekali. Lebih sebelnya lagi kalo dia juga punya feel ke kita dan ngasih harapan, tapi dianya nggak beri kepastian. Jadi ngambang trus nggak jelas.
Pengalaman itu sih pernah aku alami. Hanya, aku menyikapinya dengan biasa aja. Sehingga perasaan itu bisa diatasi dengan baik. Ceritanya, ketika duduk di bangku sekolah dasar aku pernah senang dengan seorang teman laki-lakiku.
Dia baik, suka nolong dan sabaran. Face-nya juga ok. Nah, karakternya itu bisa dibilang kriteria aku. Setelah menyelesaikan pendidikan SD, kami masuk SMP yang berbeda. Seiringnya waktu ketika aku menyelesaikan pendidikan di bangku SMP dan mau masuk ke SMA, tiba-tiba dia mencariku.
Nggak tahu juga alasannya apa. Dari itu, kami sering SMS-an dan telpon-telponan. Akunya sih senang. Namanya juga pernah ada feel, pasti senang dong bisa komunikasi lagi. Ada kejadian, tanpa sengaja aku dan dia ketemu lagi, trus komunikasi lancar lagi. Kemudian terputus lagi. Kesannya hilang timbul gitu. Terkahir aku dengar ternyata dianya sudah punya pacar. Mungkin karena ada problem dengan pacarnya, dia jadi sering berkomunikasi denganku.
Tapi akunya capek juga sih, kadang dia datang trus kadang dia menghilang. Akunya sih sekarang mencoba ngindar aja. Sebab, ngapain juga ngarep sama orang yang punya pacar. Ntar kesannya merusak hubungan orang. Nggak aku banget tuh. Sekarang ini pacar ku ”basket”. Ckckckck…(w/d)












Silakan beri komentarmu