Home » Archive

Articles in the Artikel Pendidikan Category

Artikel Pendidikan »

[2 Agu 2009 | One Comment | 2.530 views]

Setidak-tidaknya ada lima unsur yang membedakannya dengan kerja kelompok biasa. Kelima unsur itu adalah:
1) Saling ketergantungan yang positif. Artinya tiap anggota harus sadar bahwa keberhasilan seseorang merupakan keberhasilan yang lain atau sebaliknya. Jadi keberhasilan kelompok sangat tergantung pada usaha setiap anggotanya.
Dengan demikian di antara sesama anggota saling membantu menyelesaikan tugas-tugasnya. Karena itu mau tidak mau setiap anggota merasa bertanggung jawab untuk menyelesaikan tugasnya agar yang lain berhasil.
Hal ini akan berdampak masing-masing siswa dapat mengukur sampai dimana kemampuannya dalam memahami materi pembelajaran bagi anak yang kurang maka ia dibantu oleh temannya, …

Artikel Pendidikan »

[20 Jul 2009 | One Comment | 8.381 views]

Sebenarnya semua model, metode, strategi pengajaran dan pembelajaran itu baik, dan semuanya itu tergantung bagaimana guru mampu mengelola proses pelaksanaannya. Dan masing-masing itu juga memilih kelebihan dan kekurangannya, akan tetapi semua itu sangat tergantung kepada pemahaman dan keterampilan guru dalam pelaksanaannya.
Berbicara tentang pengajaran dan pembelajaran model cooperative learning, saya kira ada kelebihan dan kekurangannya. (1) Kelebihan Model Cooperative Learning. Bila dibandingkan dengan pembelajaran yang masih bersifat konvensional pembelajaran kooperatif ini memiliki beberapa kelebihan. Kelebihan pembelajaran kooperatif dilihat dari aspek siswa, adalah memberi peluang kepada siswa agar mengemukakan dan membahas suatu …

Artikel Pendidikan »

[5 Jul 2009 | No Comment | 2.824 views]

Sebagai guru sudah selayaknya mengetahui dan memahami pula karakteristik dan prinsip dari cooperative learning dalam pengajaran dan pembelajarannya. Beberapa pendapat pakar tentang karakteristik cooperative learning yang harus dikemukakan, seperti dikatakan secara rinci oleh Arend (1997) mengemukakan bahwa karakteristik strategi belajar kooperatif adalah, (a) siswa bekerja dalam kelompok kooperatif untuk menguasai materi akademis, (b) anggota-anggota dalam kelompok diatur terdiri dari siswa yang berkemampuan rendah, sedang, dan tinggi, (c) jika memungkinkan, masing-masing anggota kelompok kooperatif berbeda suku, budaya, dan jenis kelamin, dan (d) sistem penghargaan yang berorientasi kepada kelompok daripada individu.
Ini menandakan …

Artikel Pendidikan »

[28 Jun 2009 | No Comment | 2.491 views]

Dalam tulisan ini, istilah cooperative learning dalam wacana bahasa Indonesia dikenal dengan pembelajaran koperatif atau pembelajaran secara kelompok. Cooperative learning dapat juga diartikan sebagai suatu motif kerja sama, di mana setiap individu dihadapkan pada pilihan yang harus diikuti apakah memilih kerja sama, berkompetensi, atau individualistis. Pengajaran dan pembelajaran cooperative learning merupakan suatu strategi dalam proses pembelajaran yang membutuhkan partisipasi dan kerja sama dalam kelompok. Cooperative learning dapat meningkatkan cara kerja siswa menuju lebih baik, sikap tolong-menolong dalam beberapa perilaku sosial (Stahl, 1994).
Menurut Kauchak dan Eggen (1998) cooperative learning atau pembelajaran …

Artikel Pendidikan »

[21 Jun 2009 | 3 Comments | 10.838 views]

Berikut ini dikemukakan pula prinsip-prinsip dalam pembelajaran terpadu yaitu meliputi : 1) prinsip penggalian tema, 2) prinsip pelaksanaan pembelajaran terpadu, 3) prinsip evaluasi dan 4) prinsip reaksi.
Prinsip penggalian tema antara lain : 1). Tema hendaknya tidak terlalu luas, namun dengan mudah dapat digunakan memadukan banyak bidang studi, 2). Tema harus bermakna artinya bahwa tema yang dipilih untuk dikaji harus memberikan bekal bagi siswa untuk belajar selanjutnya 3). Tema harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan psikologis anak. 4). Tema yang dikembangkan harus mampu mewadahi sebagian besar minat anak, 5). Tema yang dipilih …

Artikel Pendidikan »

[14 Jun 2009 | One Comment | 1.675 views]

Apa yang kita amati di berbagai sekolah terutama berkaitan dengan akan dilaksanakannya Ujian Nasional (UN), di mana sekolah-sekolah mencari berbagai terobosan untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas lulusannya. Oleh karena itu strategi yang dilakukan adalah melakukan gerak cepat, terarah dan hasilnya memuaskan.
Banyak hal yang dilakukan oleh sekolah untuk mendongkrak agar nilai UN lebih baik. Tidak hanya sekolah-sekolah, pemerintah daerahpun baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota  melakukan berbagai terobosan, sehingga daerah yang bersangkutan akan memperoleh peringkat terbaik.
Memperhatikan standar kelulusan yang ditentukan Badan Standararisasi Nasional Pendidikan (BSNP) pada UN setiap tahunnya terus meningkat, …

Artikel Pendidikan »

[7 Jun 2009 | 2 Comments | 6.134 views]

Pengorganisasian materi IPS yang banyak digunakan dalam kurikulum sekolah sekarang ini, adalah pendekatan lingkungan yang semakin meluas atau expanding environments approach seperti dikatakan Sunal tahun 1990. Walaupun pendekatan tersebut banyak mendapatkan kritik dan berbagai pihak, seperti pendekatan ini tidak memberikan pengajaran kepada anak sejak dini tentang kepedulian, pendekatan ini lebih berorientasi kepada tingkat usia atau kelas bahkan Schneider, menyebutnya sebagai penyusunan tradisional merupakan cara yang kurang ilmiah atau   lack of scholary subtance. Namun kenyataannya pengorganisasian bahan pengajaran melalui pendekatan lingkungan meluas, sampai saat ini yang banyak digunakan dalam pengajaran IPS …

Artikel Pendidikan »

[31 Mei 2009 | 2 Comments | 8.236 views]

Pembelajaran menurut Resnik yang dikutip oleh Martorella 1991, dijelaskan sebagai berikut : Pembelajaran tidak dapat diartikan secara sederhana sebagai alih informasi pengetahuan dan ketrampilan ke dalam benak siswa. Pembelajaran yang efektif seyogyanya membantu siswa menempatkan diri dalam situasi di mana mereka mampu melakukarn konstruksi-konstruksi pemikirannya dalam situasi wajar, alami, dan mampu mengekpresikan dirinya secara tepat apa yang mereka rasakan dan mampu melaksanakannya.
Hal tersebut mengandung pengertian bahwa pembelajaran selain harus mampu memotivasi siswa untuk aktif, kreatif dan inovatif, juga hams disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa itu sendiri. Oleh karena itu dalam …

Artikel Pendidikan »

[24 Mei 2009 | 8 Comments | 11.937 views]

Seorang guru dituntut untuk menguasa berbagai model-model pembelajaran, di mana melalui model pembelajaran yang digunakannya akan dapat memberikan nilai tambah bagi anak didiknya. Selanjutnya yang tidak kalah pentingnya dari proses pembelajarannya adalah hasil belajar yang optimal atau maksimal.
Namun, salah satu model pembelajaran yang masih berlaku dan sangat banyak digunakan oleh guru adalah model pembelajaran konvensional. Model ini sebenarnya sudah tidak layak lagi kita gunakan sepenuhnya dalam suatu proses pengajaran, dan perlu diubah. Tapi untuk mengubah model pembelajaran ini sangat susah bagi guru, karena guru harus memiliki kemampuan dan keterampilan menggunakan …

Artikel Pendidikan »

[17 Mei 2009 | No Comment | 12.666 views]

Masa usia sekolah dasar sebagai mesa kanak-kanak akhir yang berlangsung dari usia enam tahun hingga kira-kira usia sebelas tahun atau dua belas tahun. Karakteristik utama siswa sekolah dasar adalah mereka menampilkan perbedaan-perbedaan individual dalam banyak segi dan bidang, di antaranya, perbedaan dalam intelegensi, kemampuan dalam kognitif dan bahasa, perkembangan kepribadian dan perkembangan fisik anak.
Menurut Erikson perkembangan psikososial pada usia enam sampai pubertas, anak mulai memasuki dunia pengetahuan dan dunia kerja yang luas. Peristiwa penting pada tahap ini anak mulai masuk sekolah, mulai dihadapkan dengan tekhnologi masyarakat, di samping itu proses …

Artikel Pendidikan »

[10 Mei 2009 | 3 Comments | 7.971 views]

Bagi siswa Sekolah Dasar (SD), belajar akan lebih bermakna jika apa yang dipelajari berkaitan dengan pengalaman hidupnya sehingga mereka dapat memandang suatu objek yang ada dl lingkungannya segera.
Pemahaman seperti ini maka pendekatan yang digunakan dalam proses belajar adalah pendekatan kurikulum terpadu dimana berbagai materi akan dipadukan menjadi sajian materi yang kemudian akan diberikan kepada siswa.
Pembelajaran terpadu merupakan paket pengajaran yang menghubungkan berbagai konsep dari beberapa disiplin ilmu. Metode pembelajaran terpadu berorientasi pada keaktifan siswa, pengetahuan awal siswa sangat membantu dalam memahami konsep dan keberhasilan belajar.

Artikel Pendidikan »

[3 Mei 2009 | No Comment | 3.187 views]

Untuk dapat melaksanakan proses belajar mengajar semacam ini, ada beberapa strategi mengajar yang disarankan untuk dapat diimplementasikan oleh guru dalam proses pembelajaran, yaitu :
(1). Menggunakan alat peraga.
Penggunaan alat peraga yang berwujud benda nyata, membantu anak untuk memahami suatu konsep. Penggunaan alat peraga dengan berbagai cara, observasi terhadap alat peraga dan melihat reaksi yang terjadi pada alat peraga melatih anak untuk mengembangkan daya fikir, nalar sekaligus melatih keterampilan fisiknya.
(2). Modifikasi alat peraga.
Dengan alat peraga yang disediakan, guru dapat melakukan kegiatan bersama siswa terhadap alat peraga tersebut. Ada empat pendekatan …