Articles in the Puisi Cinta Category
Puisi Cinta »
Begini saja, kalau kau merasa
kata mampu mewakili setiap
yang pernah diciptakan oleh musim, bagi kekasihnya
izinkan aku menjadi risalah
yang dibawa oleh angin
untuk kalbu semesta
atau menjadi hujan
yang paling teduh
bagi perkampungan.
juga pula menjadi kemarau
yang menggugurkan
daun ke pangkuanmu,
lengkap dengan nama
Puisi Cinta »
Kata cinta yang kuucapkan tak lagi bertaji
Lafaz hanya tinggal lafaz tak bermadah
Tak seperti hiasan bunga di tepak
Yang pernah kausuguhkan
Yang bersih kasih berpinang rindu
Lalu kuberzapin sunyi
entah berapa lama
Menyusun langkah berpantun resah
Mengelak terkam merah matamu
Mencari makna yang hilang arah
Kini setelah dialun gambus ditingkah marwas
Aku pun bernyanyi
tak hanya sekedar menghibur hati
Puisi Cinta »
Di saat ada rasa rindu,
jiwa mengadu
padahal cintaku
tidak pernah putus dari hilang
terkadang kesunyiaan
dibawa angan-angan
aku mengiba untuk menggapai
seolah-olah cinta itu hilang
akankah hatiku yang
menghindari dari cinta-Mu?
Mengapa aku merasa
cinta itu yang hilang
Engkau memberikan cinta,
Puisi Cinta »
Izinkan aku menatapmu
melukiskan wajahmu
pada lembar kenanganku
yang sempat terhapus
Izinkan aku lambaikan tangan
sebagai salam perpisahan
meski aku tau
jemariku takkan mampu memelukmu
takkan pernah mampu merengkuhmu
Namun biarkanlah hari ini
cukup mengajariku ketabahan
aku rela melepasmu
aku rela berpisah darimu
karena kutahu cintamu
tak pernah berpihak padaku
Karya: Ria Safitri
karyawan swasta
Puisi Cinta »
Puisi Cinta »
senyuman indah itu
tak pernah lekang di lautan waktu
wajahmu mencerminkan kepolosan
yang selalu dimain-mainkan hari
bayangan dirimu
selalu membayangi mata hatiku
kau yang selalu melihatku
dan aku ada di bola matamu
kau mutiara bening dalam hidup
cahaya terang dalam legam malam.
Puisi Cinta »
ada cinta dalam setiap cahayanya
memberi arti dalam setiap ruang
tak pernah lelah
selalu berputar merotasi seperti bumi
itulah adanya
rembulan yang selalu bercahaya
datang bersama kegelapan
membelah damai memenggal cinta
gerangan ia makluk tak bertuan
merayu-rayu membujuk palsu
perangkap kau pasang di sudut lubang suci
menghujam dalam berkecai harai
dan cahaya rembulan pembawa cinta
kini meredup lalu padam gelap
kau bunuh sudah
Puisi Cinta »
Melambung tinggi kau ke angkasa
Di sisimu ada dua sayap putih
Bersih nian hingga tak sanggup kusentuh
Bibirmu merah membaurkan secercah asa
Terbias dari matamu
Sinar-sinar penuh harap
Mimpi-mimpi indah anak jenaka
Dengan jarimu
Kau torehkan mimpiku jua
Tiba-tiba,
Kau menelusupkan jarimu ke jariku
Hangat menyentuh merasuk hati
Sambil berjalan
Kau ceritakan mimpi indahmu hari esok
Bersama denganku
Jalani dentingan waktu
Puisi Cinta »
Buih lautan menyesak di tepi mercusuar
Melambungkan nadiku yang hampir putus
Di tepi menara saat malam sunyi
Bintang-bintang menggelitik angkasa
Kau lukiskan wajahku di batu tebing puncak menara
Berdayung kelok kemudi
Kau dan aku tembangkan melodi-melodi
Aku jahit lukamu
Kau jahit lukaku
Sama-sama kita saling berbagi
Di puncak menara
Puisi Cinta »
Datang tanpa kita sadari
Pergi tanpa kita ketahui
Sulit dimengerti
Bila tidak dipahami
Cinta
Mewarnai kehidupan
Kadang menyenangkan
Kadang menyakitkan
Mencintai
Dicintai
Puisi Cinta »
Cinta
Adalah Fana.
Seperti Nyawa,
Setangkai Bunga,
Hampa…
Perasaan Manusia…
Adalah Jalan Tanpa Akhir…
Cinta, Apakah Sebuah Impian,
Ataukah Kenyataan…???
Puisi Cinta »
Malam ini lonceng hatiku berbunyi
Adakah pertemuan kita ’kan
tinggalkan kenangan
Ataukah hadirkan permulaan baru
Aku seringkali bermimpi bila melihat wajahmu
Aku ingin hidup bersamamu, seperti mimpiku
Meskipun kau bukan impianku, tapi aku
gilakan kamu
Kadang kau kubenci, tapi kau buat aku tertawa
Juga rindu


