Home » Archive

Articles in the Puisi Cinta Category

Puisi Cinta »

[28 Jun 2009 | No Comment | 1.421 views]

Di saat ada rasa rindu,
jiwa mengadu
padahal cintaku
tidak pernah putus dari hilang
terkadang kesunyiaan
dibawa angan-angan
aku mengiba untuk menggapai
seolah-olah cinta itu hilang
akankah hatiku yang
menghindari dari cinta-Mu?
Mengapa aku merasa
cinta itu yang hilang
Engkau memberikan cinta,

Puisi Cinta »

[14 Jun 2009 | 4 Comments | 1.489 views]

Izinkan aku menatapmu
melukiskan wajahmu
pada lembar kenanganku
yang sempat terhapus
Izinkan aku lambaikan tangan
sebagai salam perpisahan
meski aku tau
jemariku takkan mampu memelukmu
takkan pernah mampu merengkuhmu
Namun biarkanlah hari ini
cukup mengajariku ketabahan
aku rela melepasmu
aku rela berpisah darimu
karena kutahu cintamu
tak pernah berpihak padaku
Karya: Ria Safitri
karyawan swasta

Puisi Cinta »

[7 Jun 2009 | 2 Comments | 1.924 views]
Mawar

Saat mawar mekar
Indahlah kelopaknya
Menawan antara bunga di taman
Membuat serangga tersihir
Namun
saat mawar dihinggapi serangga
mulailah layu bunganya
hingga keindahannya mulai redup
dan matilah dia

Puisi Cinta »

[7 Jun 2009 | One Comment | 988 views]

senyuman indah itu
tak pernah lekang di lautan waktu
wajahmu mencerminkan kepolosan
yang selalu dimain-mainkan hari
bayangan dirimu
selalu membayangi mata hatiku
kau yang selalu melihatku
dan aku ada di bola matamu
kau mutiara bening dalam hidup
cahaya terang dalam legam malam.

Puisi Cinta »

[24 Mei 2009 | One Comment | 593 views]

ada cinta dalam setiap cahayanya
memberi arti dalam setiap ruang
tak pernah lelah
selalu berputar merotasi seperti bumi
itulah adanya
rembulan yang selalu bercahaya
datang bersama kegelapan
membelah damai memenggal cinta
gerangan ia makluk tak bertuan
merayu-rayu membujuk palsu
perangkap kau pasang di sudut lubang suci
menghujam dalam berkecai harai
dan cahaya rembulan pembawa cinta
kini meredup lalu padam gelap
kau bunuh sudah

Puisi Cinta »

[10 Mei 2009 | One Comment | 400 views]

Melambung tinggi kau ke angkasa
Di sisimu ada dua sayap putih
Bersih nian hingga tak sanggup kusentuh
Bibirmu merah membaurkan secercah asa
Terbias dari matamu
Sinar-sinar penuh harap
Mimpi-mimpi indah anak jenaka
Dengan jarimu
Kau torehkan mimpiku jua
Tiba-tiba,
Kau menelusupkan jarimu ke jariku
Hangat menyentuh merasuk hati
Sambil berjalan
Kau ceritakan mimpi indahmu hari esok
Bersama denganku
Jalani dentingan waktu

Puisi Cinta »

[26 Apr 2009 | No Comment | 468 views]

Buih lautan menyesak di tepi mercusuar
Melambungkan nadiku yang hampir putus
Di tepi menara saat malam sunyi
Bintang-bintang menggelitik angkasa
Kau lukiskan wajahku di batu tebing puncak menara
Berdayung kelok kemudi
Kau dan aku tembangkan melodi-melodi
Aku jahit lukamu
Kau jahit lukaku
Sama-sama kita saling berbagi
Di puncak menara

Puisi Cinta »

[11 Apr 2009 | 2 Comments | 1.512 views]

Datang tanpa kita sadari
Pergi tanpa kita ketahui
Sulit dimengerti
Bila tidak dipahami
Cinta
Mewarnai kehidupan
Kadang menyenangkan
Kadang menyakitkan
Mencintai
Dicintai

Puisi Cinta »

[11 Apr 2009 | No Comment | 1.081 views]

Cinta
Adalah Fana.
Seperti Nyawa,
Setangkai Bunga,
Hampa…
Perasaan Manusia…
Adalah Jalan Tanpa Akhir…
Cinta, Apakah Sebuah Impian,
Ataukah Kenyataan…???

Puisi Cinta »

[11 Apr 2009 | No Comment | 2.032 views]

Malam ini lonceng hatiku berbunyi
Adakah pertemuan kita ’kan
tinggalkan kenangan
Ataukah hadirkan permulaan baru
Aku seringkali bermimpi bila melihat wajahmu
Aku ingin hidup bersamamu, seperti mimpiku
Meskipun kau bukan impianku, tapi aku
gilakan kamu
Kadang kau kubenci, tapi kau buat aku tertawa
Juga rindu

Puisi Cinta »

[29 Mar 2009 | No Comment | 1.325 views]

Gerimis dalam sendu
Banjiri pelupuk mata
Terisak akan kebohongan,
Janji tak terjalankan
Kebencian akan cinta
Awalnya terasa indah
Tapi itu hanya kata
Kata yang diubah
Menjadi  mentah

Puisi Cinta »

[22 Mar 2009 | One Comment | 806 views]

Aku terhempas
Terlunta dalam kegaulan
Kubimbang padaMu
Pada cintaMu
Kau beri kusebuah harapan
Agar menjadi insan cemerlang
Tapi kau porak-porandakan aku
Dalam sebuah ruang waktu