Articles in the Puisi Cinta Category
Puisi Cinta »
Lorong waktu, kilat
Menembus dudukan sepi
Mengisi serpihan hati
Terpenjara oleh cinta
Berawal dari perpisahan
Menyemai pencarian rasa
Belenggu kata
Kepingan senja
Pertemuan menghadirkan asa
Buncahan rasa yang kian peka
Tertanam dalam rajut mesra
Berukir senyum reling mata
Suatu waktu
Tergugu dalam satu pintu
Terpenjara, ujung kebimbangan
Mengais seraut hasrat
Cinta hadirkan selaksa warna
Membuncah asa sunyi
Mengukir lena
Bersembunyi di balik denting pelangi
Dibalik keindahan cinta
Ada luka
Kini semua kian meraba
Lelah dalam asa
Terbalut cinta semu
Hadirkan kelu
Mengukir nafas sendu
Terjepit di antara dua cinta
Sesayap hati yang mati
Tergores dalam resah yang mengembun
Yang mana cinta sejati?
Berselimut rindu
Bingkai tarian iman
Menuju cinta-MU
————————-
Puisi Cinta Karya:
Puisi Cinta »
Dalam persidangan cinta
Aku duduk di kursi terdakwa
Jaksa menuntut menuduhku
telah mencuri hatimu
Pengacaraku tak mampu membela
Akhirnya ku dijatuhi hukuman
seumur hidup mencintaimu
————————————–
Puisi Tentang Cinta
Karya: Nadya Rahmafitri
Kelas X.2 SMA Cendana Pekanbaru
Puisi Cinta »
Langkah tertuju ke arah Satu
Termangu, justru aku tidak tahu
Tebar cinta menyembah pada-Nya
Kasat di mata, menggema di telinga
Di persimpangan sepertiga malam
Lisan. Iman berkata illahi
Cintaku satu-satu untuk-Mu
Puisi Cinta »
Cinta..
Bagi para pecinta
Lebih dari sekedar asa
Tak terungkap kata-kata
Rindu..
Bagi jiwa yang sayu
Terdengar lebih merdu
Menutup matapun tak mampu
Sayang..
Bagi para penyayang
Rasa takkan hilang
Puisi Cinta »
Aku titik
waktu kamu di sisi
Aku koma dan
tanya mau kata apa
Lalu aku kata
jika aku hati kamu
Kamu tanya mau kata apa
Aku kata
kamu sama dengan garis miring
tidak sama dengan aku?
Kamu masih tanya dan titik
Lalu kamu kata
kamu di antara sama dengan
Puisi Cinta »
Begini saja, kalau kau merasa
kata mampu mewakili setiap
yang pernah diciptakan oleh musim, bagi kekasihnya
izinkan aku menjadi risalah
yang dibawa oleh angin
untuk kalbu semesta
atau menjadi hujan
yang paling teduh
bagi perkampungan.
juga pula menjadi kemarau
yang menggugurkan
daun ke pangkuanmu,
lengkap dengan nama
Puisi Cinta »
Kata cinta yang kuucapkan tak lagi bertaji
Lafaz hanya tinggal lafaz tak bermadah
Tak seperti hiasan bunga di tepak
Yang pernah kausuguhkan
Yang bersih kasih berpinang rindu
Lalu kuberzapin sunyi
entah berapa lama
Menyusun langkah berpantun resah
Mengelak terkam merah matamu
Mencari makna yang hilang arah
Kini setelah dialun gambus ditingkah marwas
Aku pun bernyanyi
tak hanya sekedar menghibur hati
Puisi Cinta »
Di saat ada rasa rindu,
jiwa mengadu
padahal cintaku
tidak pernah putus dari hilang
terkadang kesunyiaan
dibawa angan-angan
aku mengiba untuk menggapai
seolah-olah cinta itu hilang
akankah hatiku yang
menghindari dari cinta-Mu?
Mengapa aku merasa
cinta itu yang hilang
Engkau memberikan cinta,
Puisi Cinta »
Izinkan aku menatapmu
melukiskan wajahmu
pada lembar kenanganku
yang sempat terhapus
Izinkan aku lambaikan tangan
sebagai salam perpisahan
meski aku tau
jemariku takkan mampu memelukmu
takkan pernah mampu merengkuhmu
Namun biarkanlah hari ini
cukup mengajariku ketabahan
aku rela melepasmu
aku rela berpisah darimu
karena kutahu cintamu
tak pernah berpihak padaku
Karya: Ria Safitri
karyawan swasta
Puisi Cinta »
Puisi Cinta »
senyuman indah itu
tak pernah lekang di lautan waktu
wajahmu mencerminkan kepolosan
yang selalu dimain-mainkan hari
bayangan dirimu
selalu membayangi mata hatiku
kau yang selalu melihatku
dan aku ada di bola matamu
kau mutiara bening dalam hidup
cahaya terang dalam legam malam.
Puisi Cinta »
ada cinta dalam setiap cahayanya
memberi arti dalam setiap ruang
tak pernah lelah
selalu berputar merotasi seperti bumi
itulah adanya
rembulan yang selalu bercahaya
datang bersama kegelapan
membelah damai memenggal cinta
gerangan ia makluk tak bertuan
merayu-rayu membujuk palsu
perangkap kau pasang di sudut lubang suci
menghujam dalam berkecai harai
dan cahaya rembulan pembawa cinta
kini meredup lalu padam gelap
kau bunuh sudah




