Articles in the Puisi Cinta Category
Puisi Cinta »
Aku masih terlalu dini
untuk menyelamimu
Hingga tiada kumengerti makna yang tersirat di sudut bibirmu
Aku tak ingin berandai
Lalu terjerembab
pada jurang yang menganga
Aku tak salah
Kau yang membuka celah itu hingga tanpa kusadari
aku menyibaknya
Mencoba membaca
Puisi Cinta »
Setitik tetesan itu
Merasuk menyejukkan kalbu
Serpihan butiran itu
Melingkar hingga bersemayam di hati
Pesona kalbu
Membaur dalam satu memori cinta
Damai, tentram, dan indah
Bagai ruh-ruh halus
Merasuk di setiap darah dan nadi
Menciptakan satu melodi
Hingga tercipta sebuah musik Ilahi
Menjadi pupuk terbaik bagi batin ini
Itulah cinta dari langit
———————
Puisi Cinta
Aidillah Suja,
Anggota Komunitas Alinea 1 Pekanbaru
Puisi Cinta »
yang Hilang
Biar namamu abadi
Di hatiku
Sebagai tulisan dindingnya
Yang rapuh
Biar wajahmu abadi
Di mataku
Sebagai khayal dan mimpiki
Yang indah
Biar senyumm
Puisi Cinta »
Di bawah terang bulan
antara gemerlap bintang
ribuan kata-kata manis nan menggoda
iringi kesunyian malam
sekuntum mawar pun
ikut hanyut dalam keindahan
nyanyian jangkrik-jangkrik malam
seolah tak pernah dihiraukan
merajut cinta kekasih
pemandangan indah itu
takkan dapat dilukis atas kanvas
hanya bermetafora dal
Puisi Cinta »
(spesial untuk i)
Galois dan Gauss tak akan mengerti
hipotesis kegundahan hatiku
terdefinisi dalam diferensial fungsi hatimu
penuh solusi
penuh dimensi
Euler sang pujangga pun tak akan mengerti
Saat kututup lingkaran mataku
terbayang transformasi matriks jiwamu
yang singular dengan determinan jiwaku
akulah adjoin
Puisi Cinta »
Lewat terpaanmu
Dengarkan aku
Ada cerita tersimpan merintih sedih
Ada cinta perih yang ringkih
Dan hembusanmu membelaiku
Seolah mengerti yang tersirat di sanubari
Singgahsana asmara yang terbangun
Dan jalannya berliku
Seakan hancur tepat di depan mataku
Mungkin yang dikasih tak t
Puisi Cinta »
Benakku menduga-duga
sebait kata
yang menerbangkan
kapas-kapas rindu
di pucuk daun penantian
aku terus bermandi luka
perih menganga
Kucoba menafsir makna
ada halte cinta
yang tak pernah kita singgahi
hingga kita tertinggal kereta waktu
Puisi Cinta »
Lorong waktu, kilat
Menembus dudukan sepi
Mengisi serpihan hati
Terpenjara oleh cinta
Berawal dari perpisahan
Menyemai pencarian rasa
Belenggu kata
Kepingan senja
Pertemuan menghadirkan asa
Buncahan rasa yang kian peka
Tertanam dalam rajut mesra
Berukir senyum reling mata
Suatu waktu
Tergugu dalam satu pintu
Terpenjara, ujung kebimbangan
Mengais seraut hasrat
Cinta hadirkan selaksa warna
Membuncah asa sunyi
Mengukir lena
Bersembunyi di balik denting pelangi
Dibalik keindahan cinta
Ada luka
Kini semua kian meraba
Lelah dalam asa
Terbalut cinta semu
Hadirkan kelu
Mengukir nafas sendu
Terjepit di antara dua cinta
Sesayap hati yang mati
Tergores dalam resah yang mengembun
Yang mana cinta sejati?
Berselimut rindu
Bingkai tarian iman
Menuju cinta-MU
————————-
Puisi Cinta Karya:
Puisi Cinta »
Dalam persidangan cinta
Aku duduk di kursi terdakwa
Jaksa menuntut menuduhku
telah mencuri hatimu
Pengacaraku tak mampu membela
Akhirnya ku dijatuhi hukuman
seumur hidup mencintaimu
————————————–
Puisi Tentang Cinta
Karya: Nadya Rahmafitri
Kelas X.2 SMA Cendana Pekanbaru
Puisi Cinta »
Langkah tertuju ke arah Satu
Termangu, justru aku tidak tahu
Tebar cinta menyembah pada-Nya
Kasat di mata, menggema di telinga
Di persimpangan sepertiga malam
Lisan. Iman berkata illahi
Cintaku satu-satu untuk-Mu
Puisi Cinta »
Cinta..
Bagi para pecinta
Lebih dari sekedar asa
Tak terungkap kata-kata
Rindu..
Bagi jiwa yang sayu
Terdengar lebih merdu
Menutup matapun tak mampu
Sayang..
Bagi para penyayang
Rasa takkan hilang
Puisi Cinta »
Aku titik
waktu kamu di sisi
Aku koma dan
tanya mau kata apa
Lalu aku kata
jika aku hati kamu
Kamu tanya mau kata apa
Aku kata
kamu sama dengan garis miring
tidak sama dengan aku?
Kamu masih tanya dan titik
Lalu kamu kata
kamu di antara sama dengan


