Articles in the Koleksi Puisi Category
Koleksi Puisi »
Durja,
bocah sepuluh tahun
usai upacara
berdiri terpaku
didekat tiang bendera
dalam seragam kumalnya,
menatap kosong
pada bangunan sekolah
yang memuing
persis,
seperti
Koleksi Puisi »
Di antara dua cahaya
Aku berdiri sendiri
dan menatap langit
Kuucapkan
selamat datang rembulan
selamat tinggal sang surya
kurangkai bunga kututurkan kata
salam kenangan dariku
hari yang berlalu
malam yang berganti
namun kumenantikan dirimu
untuk selama-laman
Koleksi Puisi »
Ketika diam itu adalah bertasbih
Segenap jiwa terkurung seutuhnya
Kepada siapa belaian ini
Akan kulayangkan, sedang langkah
Tak sampai, sedang bisu bernafas
Aku di pengasingan ini
Ingin menggapai angan
Sedang mimpi tak bertuan
Ingin merangkai janji
Sedang kata belum ternama
Kepada siapa harus kulabuhkan
Kesepian tak b
Koleksi Puisi »
Pagi hening membening
Embun putih tertatih
Menyapa ria
Membawa tawa
Segayung sunyi kutimba
Di perigi kelam duka
Sementara puntung tembakau awan
Membakar rimba gerimis
Yang amis di kaleng kismis
Waktu berlari di celah jari jemari
Awan yang mengebat sunyi
Tatkala sang surya
Mencelikkan matanya
Menatap termangu
Wajah pagi
Tercermin di air perigi
Zulkarnain
Siswa kelas XII IPA 1 MAN Selatpanjang
Anggota Komunitas Cahaya Pena
Bebas
Aku berlari
Di bawah matahari
Aku menari
Berselendangkan angin
Sebebas awan putih
Melody
Kelas IX SMP Santa Maria Pekanbaru
Puisi Cinta »
yang Hilang
Biar namamu abadi
Di hatiku
Sebagai tulisan dindingnya
Yang rapuh
Biar wajahmu abadi
Di mataku
Sebagai khayal dan mimpiki
Yang indah
Biar senyumm
Puisi Alam »
Semesta rumput memerankan
ketaatannya
kepala mereka tunduk
oleh bebayangan mentari saga
hidup bersama bertumpuk
dalam dimensi ketenangan
ini nyayian sang raja hijau
angin petang menjadikan
elegi doa rerumputan
luapan kata setiap titah tumbuhnya
mereka tampakkan ketun
Koleksi Puisi »
Aku berhenti mencari rindu
Yang pernah kautitipkan
Pada kepekatan malam
Aku berhenti mencari rindu
Yang pernah kautitipkan
Pada teriknya matahari
Aku berhenti mencari rindu
Di pagi ketika embun
Bercumbu dengan
Puisi Cinta »
Di bawah terang bulan
antara gemerlap bintang
ribuan kata-kata manis nan menggoda
iringi kesunyian malam
sekuntum mawar pun
ikut hanyut dalam keindahan
nyanyian jangkrik-jangkrik malam
seolah tak pernah dihiraukan
merajut cinta kekasih
pemandangan indah itu
takkan dapat dilukis atas kanvas
hanya bermetafora dal
Puisi Cinta »
(spesial untuk i)
Galois dan Gauss tak akan mengerti
hipotesis kegundahan hatiku
terdefinisi dalam diferensial fungsi hatimu
penuh solusi
penuh dimensi
Euler sang pujangga pun tak akan mengerti
Saat kututup lingkaran mataku
terbayang transformasi matriks jiwamu
yang singular dengan determinan jiwaku
akulah adjoin
Puisi Tentang Kesepian »
Aku berlari
Membawa muram hati
Pada puisi
Sembilu yang rancu
Terus gamang
mengiris sunyi
Dan kami sibuk
Menampung air mat
Puisi Tentang Kesepian »
petang yang hilang
di sekian hitungan jemari
raut-raut padam menebang
kisah yang berdiri di kala semi
petang yang hilang
semakin lama tinggal bayangan
dilukiskan kembali oleh awan
diwarnakan kembali oleh petang
petang yang hilang
maninggalkan kenangan yan
Puisi Cinta »
Lewat terpaanmu
Dengarkan aku
Ada cerita tersimpan merintih sedih
Ada cinta perih yang ringkih
Dan hembusanmu membelaiku
Seolah mengerti yang tersirat di sanubari
Singgahsana asmara yang terbangun
Dan jalannya berliku
Seakan hancur tepat di depan mataku
Mungkin yang dikasih tak t




