Articles in the Cerpen Cinta Category
Cerpen Cinta »
Suara kicau burung mulai membangunkan Khairul di pagi dingin di hari minggu. Setelah mencuci mukanya dengan air sejuk kemudian ia membuat secangkir kopi hangat untuk menemaninya membaca harian pagi edisi minggu. Seperti biasa ia selalu mencari beberapa pekerjaan di kolom lowongan kerja. Khairul yang akrab dipanggil Irul ini tidak memiliki pekerjaan tetap, dia hanya seorang penulis kecil untuk harian pagi. Ketika ia memiliki atau membuat sebuah tulisan yang bagus maka akan ia kirimkan ke redaksi harian pagi itu dan mendapatkan upah yang sesuai dengan karyanya.
Pada malam minggu terkadang Irul mengunjungi …
Cerpen Cinta »
Sisa-sisa hujan belum juga reda. Aku mengulurkan tangan melewati cucuran atap. Membiarkan rintik-rintik hujan berebut singgah di telapak tangan. Hiruk pikuk asap dari secangkir capucino tersaji di atas meja lesehan. Aku memalingkan pandangan. Lalu menatap Jumi.
“Aku mengatakannya karena aku tidak mampu lagi untuk menahannya. Semakin sakit jika harus terus dipendam. Terlalu cepat, Fik?” suara Jumi bergetar. Persis seperti getar-getar cinta yang saat ini memenuhi seluruh nadinya. Jumi menatapku, mengharapkan jawaban. Jawaban dari akhir ceritanya di lesehan ini. Seteguk capucino menghangatkan tenggorokanku. Aku menggelengkan kepala tanpa mengeluarkan sepatah kata pun dari …
Cerpen Cinta »
Embun pagi masih merayapi batang daun yang hijau, matahari bersembunyi di balik awan. Namun aku sudah berdiri menatap langit yang masih putih. Hari ini terasa aneh bagiku, biasanya saat ini aku masih terlelap di atas kasur. Tapi karena mata tak bisa terpejam, memaksaku untuk mencari udara segar, menghilangkan rasa gelisah yang selalu menderaku.
Aku gelisah karena rindu. Rindu akan rumah, rindu pada keluarga di kampung, terutama rindu padanya. Aku kuliah di kota dan meninggalkan mereka di sana. Ingin sekali aku berjumpa dengannya. Dia yang telah mengisi relung hatiku selama tujuh tahun.
Di …
Cerpen Cinta »
Aku baru tahu sekarang, kenapa Joko selalu melamun setiap selesai mengerjakan PR di meja belajarnya. Aku sempat berpikir aneh-aneh tentang teman sekamarku itu. Tiada malam tanpa melamun, itulah semboyan dia sekarang. Setiap kali aku tanya, dia hanya menjawab “ini soal hati, men,” lalu melamun lagi.
Aku juga baru paham sekarang, kenapa Johan selalu terperangah setiap kali melihat ada perempuan yang lewat di depannya, mengibaskan wangi parfum ke batang hidungnya. Dia selalu terdiam selama beberapa menit menatap lurus pada wanita yang lewat di matanya, di pikirannya lalu di hatinya. Aku baru mengerti, …
Cerpen Cinta »
Dia memang orang yang tertutup, bahkan sangat tertutup, tetapi aku bisa sedikit masuk lewat pintu hatinya yang sedikit renggang. Walau susah akhirnya dia mau menceritakan masalahnya kepadaku, dan meminta aku merahasiakan hal itu.
“Kamu malu ya?” tanyaku waktu itu.
“Tidak. Aku tidak malu, aku cuma tidak mau dikasihani orang lain dan diberi perhatian khusus, aku ingin biasa saja.” Jawabnya dengan wajah tak bergeming. “Aku masih bisa hidup walau bagaimanapun caranya.”
“Iya, tenang aja aku pasti menyimpan rahasia ini.” Aku mencoba untuk mengerti dia.
“Terima kasih, Wit,” katanya lagi. Aku hanya mengangguk. “Tapi kenapa kamu …
Cerpen Cinta »
Syla amila, itulah nama sahabat yang selalu hadir dalam kehidupanku. Aku sangat mengenal Syla, dialah sosok jiwa yang kukagumi. Ia selalu tegar menghadapi cobaan yang menerpanya. Se-nyumannya yang indah selalu bisa meluluhkan hatiku saat aku sedang menasehatinya. Nilai rapornya tidak pernah merah, dan dialah seorang yang dianugerahi kecerdasan oleh Al-Wahhab.
Namun, waktu untukku dapat menemuinya dalam keadaan sadar semakin berkurang. Penyakit berbahaya yang telah bertahun-tahun menyerangnya, membuat Syla lebih sering berada di ruang yang penuh dengan aroma obat-obatan dan Syla tidak lagi melakukan aktivitas yang biasa dilakukan anak seusiaku. Penyakit yang dialami …
Cerpen Cinta »
Sepertinya cuaca pagi itu agak mendung, membuat semua aktivitas yang akan dilakukan menjadi kacau sedikit. Gemuruh petir terasa menggetarkan tanah jelas di relung hati setiap insan. Langit yang memerah terus mengeluarkan tetesan air dari perutnya, dari pagi hingga sore. Saat itu juga tampak seorang gadis berseragam SMA berteduh di halte bis sambil menunggu hujan reda, ia mengambil sebuah handphone Nokia di tasnya. Ditulisnya sebuah pesan singkat kepada seseorang. Tidak lama kemudian sebuah mobil Mercedes hitam mendekati gadis itu, terlihat seseorang berpakaian polos dan sederhana.
“Kenapa lama sekali, aku seperti di dalam …
Cerpen Cinta »
Aku hanya seorang penulis pemula. Apakah serangkaian kata-kata tanpa makna akan mungkin merubah cerita ini hingga menjadi cerita yang berakhir bahagia?
Pelangi itu indah karena mempunyai tujuh warna: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Tetapi hidupku lebih indah. Sebab, aku mempunyai Intan. Kehadirannya bagaikan spektrum sang surya yang memberiku berjuta warna.
Nama kecilnya Intan. Pernahkah kau dengar kisah cinta pertamanya dengan aku? Ah, kau pasti berfikir kisah kami seperti Sunny yang diperankan Bunga Citra Lestari. Atau kisah Isabella dari negeri jiran Malaysia. Atau juga kisah Manohara. Ah, tidak, saudara. Aku …
Cerpen Cinta »
Tempat ini kian gelap. Apakah sudah malam? Ah, tidak. Hari belum malam. Tapi, mengapa hitam demikian padu di depan mataku? Aku terus berjalan. Berlari. Anehnya aku masih merasa tetap di tempat.
“Doni, lupakanlah aku.” Tiba-tiba suara itu terdengar. Sayup, pelan sekali. Namun kupastikan aku bisa menerka siapa pemilik suara merdu itu.
Ela, kau Ela kan? Wahai kekasihku, di mana dirimu? Telah sekian lama aku menanti, telah sekian lama pula aku mencari. Kau tahu? Kerinduanku padamu telah menumpuk dalam gudang-gudang waktu. Belum sempat kukirim karena kau hilang begitu saja. Ela, kembalilah. Aku begitu …
Cerpen Cinta »
Hari ini hari yang baik untuk berpikir. Wira duduk di bangku taman, menelungkupkan kedua telapak tangannya yang saling menindih. Ia sedang menunggu seseorang. Masih banyak waktu untuk berpikir. Ia menunggu dengan tenang, tidak cemas atau bosan seperti kebanyakan orang. Ia menikmati waktu yang dimilikinya.
Yang ditungguinya adalah orang yang istimewa, tetapi bukan “istimewa” yang dimaksud remaja jaman sekarang, tapi istimewa apa adanya. Ingatkah kamu tentang teman masa kecilmu, yang selalu menungguimu jika kamu terlambat, memberikanmu sepotong kuenya walaupun ia sendiri lapar, ataupun membantumu bangkit ketika terjatuh dari sepeda, semua ia lakukan …
Cerpen Cinta »
“Vin, besok jangan lupa bawa catatan kimia, fisika, matematika, and biologi ya,’’ kata Adit.
‘’Iya deh,,iya..,’ ‘ sambungku.
‘’Eits,,wait !oh ya,catatan jepang juga ya..,’’ kata Adit lagi.
‘’Iya…,’’ jawabku singkat.
‘’Jangan lupa lho…,’’ katanya lagi.
‘’Iya Dit….iya…,’’ jawabku singkat lalu kututup HP-ku. Habisnya,temanku yang satu ini paling recok deh. Kalau bicara sama dia,aku bisa gondokan nih…tapi,dia itu teman aku yang paling baik lho. Ada satu lagi temanku yang namanya Rian, hubungan kami bertiga sangat akrab.
Esoknya, saat istirahat,aku dan Rian pergi ke kantin untuk makan. Beberapa saat kemudian Adit tidak muncul juga. Kami berdua keheranan, padahal …
Cerpen Cinta »
Sekarang aku sudah di SMK dan akupun mempunyai teman baru. Tapi semua teman aku tidak satupun yang bisa jadi teman dekatku. Sesudah tiga bulan, aku di sekolah itu akhirnya akupun memiliki teman yang aku percaya dan aku anggap dia sebagai teman curhat. Dan aku pun percaya sama dia.
Sebelumnya kami sama-sama tidak punya cowok alias kami jomblo.
Persahabatan aku sama dia (teman dekat aku namanya Yana) sangat akrab. Dia sering curhat tentang keluarganya ama aku. Begitu juga dengan aku. Kami sama-sama mengetahui tentang keluarga kami berdua. Aku dan Yana pun berjanji tidak …




