Praktik Penyelenggaraan Jenazah MAN 2 Model
SABTU (26/10) yang lalu, praktik penyelenggaraan jenazah di MAN 2 Model Pekanbaru mulai dilaksanakan. Praktik ini merupakan kegiatan yang diperuntukkan bagi siswa-siswi kelas XII MAN 2 Model Pekanbaru setiap tahunnya. Dalam tahun ini dibagi atas 18 kelompok yang terdiri atas 8 orang siswa-siswi.
Praktik ini berlangsung di Mesjid At-Thalibin MAN 2 Model Pekanbaru setiap hari Jumat dan Sabtu yang di bimbing oleh ustad Kariman Ibrahim dan para guru agama MAN 2 Model. Tak hanya belajar bagaimana mensalatkan jenazah, tapi di sini juga diajarkan bagaimana mengkafani, memandikan, dan menguburkan jenazah yang sesuai dengan kaidah Islam.
Praktik ini bertujuan untuk mempermudah siswa-siswi MAN 2 Model Pekanbaru menanggapi masalah-masalah yang akan muncul seputar penyelenggaran jenazah di lingkungan ma-syarakat dan juga menanamkan kewajiban seorang muslim dalam hal penyelenggaraan jenazah.
Untuk praktik penyelenggaran jenazah dari mengkafani sampai menguburkan jenazah ini dilakukan tiga kali pertemuan, yang di ikuti oleh 4 kelompok secara bergiliran.
Ada hal yang unik dari praktik penyelenggaraan jenazah di MAN 2 Model Pekanbaru, yaitu pada saat kegiatan mengkafani jenazah salah satu siswa-siswi harus rela menjadi mayat yang akan dibungkus dengan kain kafan oleh anggota kelompoknya yang lain. Bagi siswa-siswi yang memiliki badan besar dan kecil mendapatkan kesempatan untuk mejadi mayat yang siap di kafani.
‘’Ini bertujuan supaya kita tidak canggung dan bingung dalam penggunaan kain kafan apabila ada jenazah yang berbadan kecil ataupun besar. Dan juga mengingatkan bahwa suatu saat nanti kita juga akan dibungkus oleh kain kafan yang tipis,’’ ungkap ustadz Kariman dalam penjelasannya kepada empat kelompok kloter pertama pada Jumat ( 31/10) yang lalu.
Kegiatan praktik ini mendapatkan respon yang positif dari siswa-siswi kelas XII MAN 2 Model Pekanbaru. Buktinya selama tiga hari praktik penyelenggaran jenazah yang dimulai dari mengkafani, memandikan, mensalatkan dan menguburkan jenazah pada kloter pertama kemaren, semua siswa-siswi kelompok satu sampai empat, antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.(Maya-SJ)











Silakan beri komentarmu